Sepanjang 2018, Kejari Tangani 935 Perkar

MEJA HIJAU

Terhitung mulai Januari hingga jelang berakhirnya Desember 2018, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan telah menangani sebanyak 935 perkara tindak pidana umum. Baik itu kasus pembunuhan, pencurian, perampokan, maupun kasus tindak pidana narkotika. 

Data yang dihimpun Balpos dari Kejari Balikpapan, instansi yang berhak melakukan penyidikan seperti pihak kepolisian sudah melayangkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejari Balikpapan sebanyak 935 perkara. 

Sementara penyerahan berkas tindak pidana umum yang selesai tahap pertama berjumlah 895 perkara. Berkas yang sudah dinyatakan lengkap atau P21 berjumlah 879 kasus. Sedangkan penyerahan berkas tahap kedua atau berkas yang sudah lengkap baik pelaku dan barang bukti berjumlah 892.

“Berkas kasus tindak pidana umum yang sudah kita limpahkan ke PN Balikpapan berjumlah 892 kasus,” ujar Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Balikpapan, Dian Herdiman, SH kepada Balikpapan Pos, Rabu (8/11) siang. 

Di PN Balikpapan sendiri, berkas kasus tindak pidana umum yang masuk dari kejaksaan dan sudah diputus, sebanyak 897 perkara. Keseluruhannya telah dieksekusi dan saat ini para terpidana telah menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Balikpapan. 

Sementara untuk upaya hukum yang dilakukan kuasa hukum terdakwa, Kejari Balikpapan mencatat setidaknya ada 22 upaya hukum banding. Sedangkan yang mengajukan kasasi ada 22 perkara. Untuk garasi terdapat 17 perkara dan terakhir peninjauan kembali atau PK sebanyak 3 kasus. 

“Perbandingan angka perkara tindak pidana umum yang kami tangani sepanjang tahun ini, tidak terlalu meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hampir sama jumlah rata-rata dibanding tahun lalu,” ujar Dian mengakhiri.

No Response

Leave a reply "Sepanjang 2018, Kejari Tangani 935 Perkar"